Pkkmb day 2

 




Materi I: Ainun Najib

Tema:Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri mengalami transformasi besar dalam cara mereka berfungsi, mengajar, dan berinteraksi dengan mahasiswa serta masyarakat. 

Prinsip 5A:

  • Adab: Akhlak digital dalam bertanya dan berpikir 
  • Akses: Teknologi harus memudahkan bukan meminggirkan 
  • Amanah data: Jaga data pribadi
  • Akurasi: Verivikasi sumber, terutama dunia kesehatan 
  • Akuntabilitas: Catat dimana AI membantu

Secara keseluruhan, perguruan inggi di era digital dan revolusi industri harus mampu beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di era yang penuh perubahan ini.



Materi III: KH Ma'ruf Khozin

Tema:Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah

Berikut penjelasan mendalam mengenai peran dan karakteristik mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah:

  •  Aswaja (Ahlusunnah wal Jama'ah): Merupakan paham keislaman yang mengikuti jejak generasi terbaik (salafus shalih) dalam beragama, berpegang pada Al-Qur'an, Hadis, Ijma Ulama, dan Qiyas.
  • An-Nahdliyah: Merujuk pada corak ke-NU-an yang menekankan keseimbangan (tawazun), moderasi (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan kemaslahatan (ishlah).
Ciri khas
-Berada di tengah (bukan ekstrem kanan maupun kiri).

-Menghormati keberagaman mazhab (terutama Syafi'iyyah dalam fiqih, Asy'ariyyah/Maturidiyyah dalam akidah, dan Al-Ghazali dalam tasawuf).

 -Mengutamakan dampak sosial dari pemahaman agama (fiqih sosial).

 Peran Mahasiswa UNUSA sebagai Generasi Aswaja An-Nahdliyah:

a. Penjaga Tradisi Keilmuan

 b. Agen Moderasi Beragama

 c. Pejuang Kemaslahatan Sosial

 d. Inovator dalam Tradisi

 Kesimpulan: Mahasiswa UNUSA sebagai "Generasi Harapan"

Mahasiswa UNUSA bukan sekadar penuntut ilmu, melainkan kader peradaban yang dituntut untuk:

-Menginternalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam kehidupan pribadi.

-Mengimplementasikan prinsip moderat, toleran, dan maslahah dalam bermasyarakat.

-Mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.



Materi IV: Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM.,M.Kes.

 Tema:Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi

 Prinsip penerapan K3 Lingkungan :

  1. Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan
  2. Kepatuhan regulasi
  3. Inovasi teknologi hijau dan ramah dalam lingkungan 
  4. Penguatan budaya keselamatan dan keberlanjutan 
  5. Partisipasi semua pihak

Strategi K3 Lingkungan Menuju Indonesia Emas:

  • Pendidikan dan pelatihan
  • Penguatan regulasi
  • Green industry 
  • Digitalisasi K3L
  • Budaya keselamatan nasional

Mari kita kenali potensi bahaya dan kendalikan resiko:
Definisi: sesuatu yang berkemungkinan menimbulkan kerugian, cimedera,penyakit, kerusakan,atau dampak negatif lainnya apabila tidak dikendalikan
Contoh: 
  • FISIKA: Kebisingan,radiasi,getaran,suhu ekstrem
  • KIMIA: paparan bahan beracun, mudah terbakar atau korosif
  • BIOLOGI: bakteri,virus,jamur,parasit
  • MEKANIK:mesin dengan bagian bergerak ,alat tajam, kendaraan 
  • PSIKOSOSIAL:stres kerja,beban kerja berlebih, konflik interpersonal 
  • KESIMPULAN:potensi bahaya bukanlah kecelakaan itu sendiri, tetapi faktor penyebab yang bisa menimbulkan kecelakaan atau kerugian bila tidak dikelola 


Blog teman: naura

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kedokteran Unusa Raih Akreditasi Unggul,Miliki 3 Rumah Sakit Sendiri untuk Praktik

Pkkmb day 1